جدول المحتوى
.
- Hasil pertandingan Spanyol vs Arab Saudi: Yamal membuka jalan kemenangan.
- Oyarzabal menentukan hasil pertandingan di babak pertama.
Hasil pertandingan Spanyol vs Arab Saudi: Yamal membuka jalan kemenangan.
Spanyol memasuki pertandingan di bawah tekanan yang cukup besar. Hasil buruk lainnya dapat menempatkan tim asuhan pelatih Luis de la Fuente dalam posisi sulit menjelang pertandingan terakhir. Oleh karena itu, La Roja memulai pertandingan dengan tempo yang jauh lebih tinggi daripada saat bermain imbang melawan Tanjung Verde.
Sejak menit-menit awal, Spanyol tanpa henti menekan. Álex Baena, Dani Olmo, Pedri, dan Lamine Yamal semuanya memiliki peluang untuk mencetak gol, memaksa pertahanan Arab Saudi mundur ke belakang.
Pada menit ke-10, gol itu datang sebagai sesuatu yang tak terhindarkan. Dari serangan balik cepat, Mikel mengirimkan umpan silang kepada Yamal yang kemudian menyelesaikannya dari jarak dekat dengan kaki kanannya, membuka skor untuk Spanyol.
Gol cepat tersebut memungkinkan tim Eropa untuk bermain lebih leluasa. Mereka tidak hanya mengontrol bola tetapi juga menciptakan banyak serangan dari sisi sayap, sesuatu yang terlihat kurang dalam pertandingan pembuka mereka.
Oyarzabal menentukan hasil pertandingan di babak pertama.
Setelah mencetak gol pembuka, Arab Saudi mencoba mempertahankan formasi mereka tetapi tidak mampu memperlambat serangan Spanyol. Tim Asia Barat itu bermain bagus melawan Uruguay, tetapi di bawah tekanan konstan dari La Roja, celah mulai muncul.
Pada menit ke-21, dari tendangan sudut, Aymeric Laporte menyundul bola ke arah Oyarzabal, yang kemudian menyelesaikan dengan kaki kirinya dari jarak dekat, sehingga skor menjadi 2-0.
Hanya tiga menit kemudian, Oyarzabal kembali berada di tempat dan waktu yang tepat setelah menerima umpan sundulan dari Dani Olmo, lalu menembakkan bola melewati Mohammed Al Owais. Dengan hanya 24 menit pertandingan berjalan, Spanyol unggul 3-0.
Periode ini dengan jelas menunjukkan perbedaan kualitas permainan di area penalti. Spanyol tidak mempersulit keadaan, tetapi setiap peluang berbahaya diberikan ke posisi di mana tembakan dapat dilakukan. Arab Saudi, di sisi lain, sebagian besar hanya memiliki beberapa percobaan jarak jauh atau serangan balik yang tidak akurat.
Sebelum babak pertama berakhir, Oyarzabal membentur mistar gawang pada menit ke-36, sementara Yamal memaksa Al Owais melakukan penyelamatan dengan tembakan dari luar kotak penalti.
Spanyol menghemat energi mereka tetapi tetap mendominasi.
Di babak kedua, De la Fuente langsung mengganti Yamal dan Oyarzabal dengan Yéremy Pino dan Ferran Torres. Ini merupakan pertanda bahwa Spanyol sedang memikirkan babak selanjutnya, karena keunggulan tiga gol mereka sudah cukup aman.
Namun, jalannya pertandingan tetap tidak berubah. Pada menit ke-49, setelah memberikan tekanan kepada lawan di dalam kotak penalti, Hassan Al Tambakti mencetak gol bunuh diri, sehingga skor menjadi 4-0 untuk Spanyol.
Setelah kebobolan gol keempat, Arab Saudi melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Mohamed Kanno, Abdullah Al Hamddan, Mohammed Abu Al Shamat, dan Alaa Al Hejji. Namun, perubahan ini hanya menghasilkan beberapa serangan yang kurang terkoordinasi.
Peluang paling berharga Arab Saudi datang pada menit ke-81, ketika tendangan jarak jauh Abdullah Al Hamddan memaksa Unai Simón melakukan penyelamatan. Itu adalah momen langka ketika gawang Spanyol benar-benar terancam.
Sebaliknya, Spanyol masih memiliki peluang untuk mencetak gol. Ferran Torres, Pedro Porro, dan Marc Cucurella semuanya menguji Al Owais. Pada menit ke-90+2, Ferran Torres memasukkan bola ke gawang, tetapi gol tersebut dianulir oleh VAR karena offside.
Respons yang diperlukan
Kemenangan 4-0 tidak hanya memberi Spanyol tiga poin pertama mereka di Piala Dunia 2026, tetapi yang lebih penting, kemenangan ini mengembalikan La Roja ke jalur yang benar setelah tersandung melawan Tanjung Verde.
Yamal membuat perbedaan ketika dimasukkan ke dalam susunan pemain inti. Oyarzabal membuktikan nilainya dengan penempatan posisinya dan penyelesaian akhir yang klinis. Sementara itu, lini tengah Spanyol, dengan Rodri, Pedri, dan Dani Olmo, mengendalikan permainan dengan cukup baik untuk mencegah Arab Saudi melancarkan serangan balik yang jelas.
Bagi Arab Saudi, kekalahan ini merupakan peringatan keras setelah hasil imbang melawan Uruguay. Mereka tidak kekurangan usaha, tetapi ketika menghadapi tim Spanyol yang memasuki pertandingan tanpa ruang untuk kesalahan, keterbatasan mereka terungkap terlalu dini.
Setelah pertandingan pembuka yang kurang memuaskan, Spanyol membutuhkan kemenangan untuk meredakan tekanan. Mereka berhasil meraihnya, dengan cepat, efisien, dan meyakinkan.
Sumber: https://danviet.vn/tay-ban-nha-thang-dam-saudi-arabia-la-roja-tro-lai-dung-luc-d1437069.html

