Begitu peluit pembukaan dibunyikan, Panama memasuki pertandingan dengan tekad yang kuat, menerapkan gaya permainan menekan yang agresif dan pertahanan yang ketat, sehingga menyulitkan perwakilan Eropa untuk melancarkan serangan.

Peluang paling berbahaya di babak pertama dimiliki Panama ketika Rodriguez menyundul bola yang membentur mistar gawang pada menit ke-23, sementara Baturina juga memaksa kiper Panama, Mosquera, melakukan penyelamatan sulit di waktu tambahan. Babak pertama berakhir dengan kedua tim meninggalkan lapangan dengan skor imbang 0-0.

Situasi yang melibatkan perebutan bola udara antara pemain dari kedua tim. Foto: Reuters

Di babak kedua, pelatih Zlatko Dalic melakukan pergantian pemain, dan langkah itu langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-54, Stanisic memberikan umpan silang yang tepat untuk pemain pengganti Ante Budimir yang kemudian menceploskan bola ke gawang dari jarak dekat, memberikan keunggulan bagi Kroasia.

Setelah kebobolan satu gol, Panama tak punya beban lagi dan terus menyerang untuk mencari gol peny equalizer. Tim asal Amerika Tengah itu melancarkan serangkaian serangan, menciptakan banyak situasi berbahaya menuju gawang Kroasia, tetapi sayangnya, mereka tetap gagal mencetak gol peny equalizer.

Kroasia mengalahkan Panama 1-0. Foto: Reuters

Pada akhirnya, Kroasia mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Panama, meraih tiga poin pertama mereka setelah dua pertandingan dan menghidupkan kembali harapan mereka untuk lolos ke babak gugur di Grup L. Sementara itu, Panama tetap tanpa poin dan terperosok ke dasar klasemen.

Sumber: https://www.qdnd.vn/the-thao/worldcup-2026/world-cup-2026-thang-tuyen-panama-croatia-nuoi-hy-vong-di-tiep-1045830