Washington DC –.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya telah memerintahkan jajaran pemerintahannya untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada Venezuela, yang baru saja diguncang dua gempa bumi dahsyat pada Rabu (24/6) sore.

Trump, seperti dilansir Reuters, Kamis (25/6/2026), menyebut dua gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela itu “menyebabkan jumlah kematian yang sangat besar”, tanpa menyebutkan angka resmi korban jiwa.

Otoritas Venezuela sejauh ini belum merilis data resmi soal jumlah korban tewas atau korban luka, serta kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT.

“Dua gempa bumi dahsyat yang baru saja mengguncang rakyat Venezuela yang luar biasa itu berskala sangat besar dan telah mengakibatkan jumlah korban tewas yang sangat memilukan,” kata Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social pada Rabu (24/6) waktu AS.

Baca juga: 2 Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, AS Kerahkan Bantuan

Dia mengatakan bahwa AS akan bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada Venezuela.

“AS siap, bersedia, dan mampu memberikan bantuan!” tegas Trump dalam pernyataannya.

“Saya telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah kita untuk bersiap bergerak cepat. Kami akan hadir untuk mendukung sahabat-sahabat baru kami yang luar biasa. Laporan awal menunjukkan situasi yang tidak baik!!!” ucapnya.

Pernyataan Trump itu disampaikan setelah Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AS Christopher Landau mengatakan bahwa pihaknya “sedang menjalin komunikasi” dengan otoritas Venezuela dan akan “mengerahkan bantuan” untuk Caracas.

Dalam pernyataan terpisah via media sosial X, pejabat Departemen Luar Negeri AS, Jeremy Lewin, mengatakan bahwa AS telah mengerahkan tim bantuan bencana dan satuan tugas untuk menyalurkan serta mengkoordinasikan bantuan penting bagi rakyat Venezuela.

“Bekerja sama dengan mitra-mitra kami di pemerintahan sementara Venezuela, AS akan mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan, pasokan medis dan kemanusiaan, serta berbagai sumber daya lainnya pada masa-masa krusial di hari-hari awal pascabencana alam yang tragis ini,” ucapnya.

Kedutaan Besar AS di Caracas melaporkan bahwa seluruh personel Amerika telah dipastikan keselamatannya.

Baca juga: Geger Gempa Kembar Venezuela, Selisihnya Cuma 39 Detik

Survei Geologi AS atau USGS melaporkan bahwa Venezuela diguncang dua gempa bumi, atau gempa kembar, yang berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 pada Rabu (24/6) sore. USGS mencatat kedua gempa terjadi dalam selisih waktu hanya 39 detik.

Gempa pertama berpusat di area berjarak 21 kilometer di sebelah barat kota pesisir Moron. Lokasi itu berjarak sekitar 160 kilometer di sebelah barat ibu kota Caracas. Gempa kedua ini mengguncang area yang berjarak sekitar 45 kilometer dari lokasi gempa pertama tersebut.

Otoritas Venezuela belum merilis data resmi untuk jumlah korban tewas atau korban luka, serta kerusakan yang terjadi.

Halaman 2 dari 2.

(nvc/ita).