Da Nang tidak pernah kehilangan pesonanya.

Gelombang eksplorasi yang kuat sedang berlangsung di Vietnam Tengah, dengan Da Nang terus memainkan peran sentral. Namun, alih-alih hanya berfokus pada pusat kota seperti sebelumnya, wisatawan semakin memperluas rencana perjalanan mereka ke daerah dan wilayah tetangga.

Tren ini mencerminkan pergeseran cara wisatawan Vietnam menjelajahi Vietnam Tengah. Sebelumnya, perjalanan seringkali terbatas pada satu destinasi, tetapi kini banyak yang memilih rencana perjalanan multi-destinasi, menggabungkan berbagai pengalaman dalam wilayah yang sama.

Data dari Traveloka menunjukkan bahwa selama April-Mei 2026, pencarian akomodasi meningkat tidak hanya di pusat Da Nang tetapi juga menyebar ke banyak daerah sekitarnya, yang secara bertahap menjadi destinasi independen dengan daya tarik uniknya masing-masing.

Secara khusus, Marble Mountains – sebuah tempat indah yang terletak di pantai selatan Da Nang, beserta pantainya yang tenang – mencatat peningkatan pencarian akomodasi sebesar 76%.

Kota Tua Hoi An , sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, yang terletak sekitar 30 km di selatan pusat kota Da Nang, mengalami peningkatan sebesar 52%.

Semenanjung Son Tra, tempat berdirinya Pagoda Linh Ung dan memiliki ekosistem pesisir yang beragam, mencatat peningkatan sebesar 45%.

Daya tarik Da Nang terus ditegaskan karena kota ini baru saja menduduki peringkat kedua dalam daftar destinasi liburan musim panas paling menarik di Asia versi Lonely Planet.

Pengakuan ini mencerminkan keindahan alam kota yang luar biasa dan menegaskan posisi Da Nang yang semakin penting di peta pariwisata, resor, dan pengalaman di kawasan ini.

Apa yang mendorong tren eksplorasi antarwilayah?

Menurut data dari Traveloka, tren perluasan pencarian ke wilayah tetangga didorong oleh tiga faktor utama.

Pertama, rangkaian acara yang berlangsung di Da Nang pada musim panas tahun 2026 akan menciptakan insentif lebih lanjut bagi wisatawan untuk memperpanjang masa tinggal mereka dan menjelajahi lebih banyak destinasi di daerah sekitarnya.

Salah satu acara unggulan adalah Festival Kembang Api Internasional Da Nang (DIFF 2026), yang dinobatkan sebagai salah satu dari 9 festival musim panas paling berharga di dunia oleh majalah Travel + Leisure.

Selain itu, Festival Film Asia Da Nang ke-4 (28 Juni – 4 Juli) dan Festival Vietnam-Jepang 2026 (9 – 12 Juli) juga menarik minat yang signifikan dari para wisatawan.

Menggabungkan beberapa acara ke dalam satu perjalanan cenderung mendorong wisatawan untuk memperluas rencana perjalanan mereka ke lokasi terdekat.

Faktor lain terletak pada beragam pengalaman yang ditawarkan di setiap area di sekitar pusat Da Nang. Pegunungan Marmer menonjol dengan lanskap alamnya dan desa-desa ukiran batu tradisional; Semenanjung Son Tra menarik karena ekosistemnya yang kaya dan pemandangan lautnya yang unik.

Sementara itu, Hoi An menarik wisatawan berkat warisan yang diakui UNESCO serta kehidupan malam dan kegiatan budaya yang semarak. Perbedaan sumber daya dan pengalaman memudahkan wisatawan untuk menggabungkan banyak aktivitas dalam perjalanan singkat.

Tren pencarian berdasarkan wilayah tertentu juga menunjukkan bahwa wisatawan Vietnam dan regional melakukan riset dan perencanaan yang lebih teliti sebelum keberangkatan.

Ini juga merupakan tren yang diamati Traveloka di banyak pasar Asia Tenggara, karena para pelancong semakin proaktif mencari pengalaman khusus alih-alih hanya berfokus pada destinasi paling populer.

Da Nang – pintu gerbang untuk menjelajahi Vietnam Tengah.

Hal ini tidak hanya terlihat dari hasil pencarian, tetapi infrastruktur dan konektivitas yang nyaman di Da Nang juga menjadikannya titik transit yang ideal untuk menjelajahi Vietnam Tengah.

Dari Da Nang, wisatawan dapat dengan mudah mengakses banyak pengalaman luar biasa seperti Sun World Ba Na Hills dengan Jembatan Emasnya yang ikonik, aktivitas menyelam di Cagar Laut Cu Lao Cham, pertunjukan seni pertunjukan langsung “Memories of Hoi An”, atau menikmati perjalanan naik perahu keranjang di Hutan Kelapa Bay Mau.

Selain itu, jembatan-jembatan ikonik kota seperti Jembatan Naga, Jembatan Tran Thi Ly, Jembatan Cinta, dan Jembatan Nguyen Van Troi telah melampaui peran mereka sebagai infrastruktur transportasi dan menjadi objek wisata populer.

Lokasi-lokasi ini menambah daya tarik kawasan tepi Sungai Han, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap penjelajahan Da Nang.

Da Nang juga telah dua kali meraih penghargaan dari World Travel Awards sebagai “Destinasi Festival dan Acara Terkemuka di Asia” pada tahun 2016 dan 2022.

Gelar ini semakin memperkuat posisi kota ini di peta pariwisata regional, sekaligus membentuk citranya sebagai destinasi yang dinamis dengan kegiatan budaya, hiburan, dan acara yang berlangsung sepanjang tahun.

Naiknya Da Nang ke puncak peringkat pencarian Traveloka tidak hanya mencerminkan daya tarik musiman tetapi juga menyoroti pergeseran penting dalam cara wisatawan mendekati Vietnam tengah.

Alih-alih menjelajahi satu kota saja, semakin banyak wisatawan memilih rencana perjalanan multi-destinasi, menghubungkan rute pantai yang indah, kota-kota warisan budaya yang kaya, dan festival-festival meriah di sepanjang Sungai Han.

Perkembangan infrastruktur, layanan, dan konektivitas antar daerah memudahkan wisatawan untuk merancang rencana perjalanan multi-destinasi. Hanya dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menggabungkan pengalaman laut, warisan budaya, dan festival, serta sepenuhnya mengapresiasi keindahan beragam wilayah Vietnam Tengah.

Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/bat-ngo-lan-song-kham-pha-cac-diem-den-mien-trung-239559.html